Pemberdayaan untuk Motivasi

Cara lain untuk mempengaruhi motivasi karyawan secara positif, daripada hanya memberikan kata-kata, seorang manager perlu memberi:
a. Tanggung jawab untuk meraih sesuatu, dan
b. Otoritas untuk melakukan sesuatu dengan cara mereka.
Cara ini akan memberdayakan karyawan dan selanjutnya akan mempengaruhi motivasi karyawan. Pemberdayaan karyawan juga akan mendorong terbentuknya pola pikir entrepreneur. Delegasikan beberapa tugas anda sebagai manajer, dan percayakan tugas tersebut pada karyawan untuk dikerjakan dengan caranya.

Mulai dengan mendefinisikan ulang hubungan antara anda dan karyawan anda. Ada beberapa cara untuk memulainya:
a. Tingkatkan setiap lingkaran pengaruh karyawan dengan karyawan lain, sehingga mereka memainkan suatu peran yang lebih besar pada pelaksanaan pekerjaan.
b. Tingkatkan otoritas karyawan.
c. Pastikan bahwa karyawan tidak merasakan terbatas oleh posisi mereka.
d. Definisikan pekerjaan lebih luas, berikan ruang untuk kreativitas dan otonomi.
e. Eliminasi kebijakan-kebijakan karyawan yang tidak praktis.
f. Kurangi langkah-langkah persetujuan yang tak perlu.
g. Dukung penilaian yang baik dengan akal sehat.
Bantu karyawan mengembangkan tujuan untuk motivasi diri. Pastikan masing-masing dari tujuan itu adalah SMART:
a. Specific (spesifik) – Apa persisnya yang ingin mereka capai?
b. Measurable (dapat diukur) – Bagaimana nantinya mereka mampu menentukan mereka sudah mencapai tujuan atau belum?
c. Achievable (terjangkau) – Apakah ini sesuatu yang dapat mereka lakukan?
d. Realistik (realistis) – Apakah mungkin diwujudkan?
e. Time-based (Berbasis waktu) – Kapan mereka akan mencapai tujuan?

Kemampuan untuk tetap termotivasi dan menerima tanggungjawab adalah penghubung antara membuat tujuan dan mencapainya. Langkah agar ada penghubung ini antara lain:
1. Bantu karyawan menghadapi rasa takut
2. Bantu karyawan untuk fokus pada hasil akhir

Bantu karyawan mengidentifikasi dan mencukupi kebutuhan-kebutuhan mereka secara emosional seperti:
a. Pengenalan dan pujian. Itu adalah penting untuk mempunyai pengakuan adanya pekerjaan kita.
b. Prestasi dan kemajuan. Itu menguatkan keyakinan kita karena kita sudah menunjukkan kemampuan kita.
c. Perasaan memiliki. Menjadi bagian dari suatu regu atau suatu keluarga menyediakan kita kenyamanan dan suatu rasa aman.
d. Tantangan dan kegembiraan. Untuk menumbuhkan mental, emosional, kepribadian, dan profesi, kita perlu untuk ditantang.
e. Kebanggaan dan keyakinan. Kita perlu bangga akan pekerjaan kita dan apa yang kita yakini dari kemampuan-kemampuan kita dan harga diri kita.
f. Teman dan keluarga. Hubungan pribadi menyediakan jaringan yang penting dari semua dukungan yang diperlukan, baik di tempat kerja dan di rumah

Juni 17, 2008. Tag: , . Uncategorized.

No Comments Yet

Jadilah yang pertama untuk berkomentar!

Tinggalkan Balasan

Trackback URI